You are currently viewing PRIORITAS DAN KESEIMBANGAN HIDUP
  • Post category:Artikel

PRIORITAS DAN KESEIMBANGAN HIDUP

Lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makan pun mereka tidak sempat (Markus 6:31)..

Brian Dyson, mantan CEO Coca-Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik. Ia berkata, “Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola di udara.” Kita bisa menamai bola-bola itu dengan sebutan: pekerjaan, keluarga, kesehatan, sahabat, semangat. Anda harus menjaga semua bola itu tetap di udara, jangan sampai ada yang terjatuh. Kalaupun situasi mengharuskan Anda melepaskan salah satu di antara lima bola tersebut, lepaskanlah ‘pekerjaan’ karena pekerjaan adalah ‘bola karet.’

Saat Anda menjatuhkannya, ia akan melambung kembali. Namun, empat bola lain seperti keluarga, kesehatan, sahabat dan semangat adalah ‘bola kaca.’ Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal. Pada intinya, Dyson mencoba mengajak kita untuk hidup secara seimbang, karena keseimbangan akan selalu melahirkan sebuah kehidupan yang lebih baik.

Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga pekerjaan (bola karet). Bahkan, kita sering mengorbankan keluarga, kesehatan, sahabat, semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut. Contohnya: Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga. Demi meraih kesuksesan dalam pekerjaan, kita tidak memperhatikan kesehatan. Demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan yang terjalin dengan sahabat baik. Hal ini bukan berarti pekerjaan tidak penting. Namun, jangan sampai uang atau pekerjaan menjadi ‘berhala’ dalam hidup kita. Kita harus menjaga hidup kita agar tetap seimbang.

Selama Yesus melayani, Alkitab mencatat Ia seringkali mengambil waktu untuk menyepi ke tempat sunyi untuk berdoa atau beristirahat, agar mendapatkan keseimbangan dalam irama kehidupan. Kita perlu menjalani kehidupan yang seimbang. Bekerja, beristirahat, beribadah, berekreasi, semua ada waktunya dan harus kita jalani dengan seimbang. Seimbang bukan berarti dibagi sama rata. Seimbang artinya semua dilakukan sesuai dengan prioritas dan kebutuhannya. Hidup perlu diseimbangkan agar dapat mengalun dengan indah. Luangkan waktu Anda sejenak untuk merenungkan dan menata kembali keseimbangan dalam hidup Anda, agar hidup Anda kembali produktif dan maksimal, serta fokus mengerjakan rencana Tuhan. [DP].

Perenungan (P1) dan Penerapan (P2)

P1: Apa yang dimaksudkan dengan hidup seimbang?

P2: Mengapa kita perlu mengatur pola hidup kita agar tetap seimbang? Apa akibatnya bila kita tidak memiliki kehidupan yang seimbang?

Bacaan : 2 Samuel 16-18