KUPANG – Atas anugerah dan kasih Tuhan Yesus Kristus, Gereja Bethel Indonesia telah menggelar Sidang Majelis Pekerja Lengkap (SMPL) IV di Hotel Aston, Kupang, NTT pada Rabu-Jumat, 26-28 Agustus 2026 lalu dan telah berlangsung dengan damai dan sukacita.


Pembukaan Sidang MPL IV GBI
Sidang diawali dengan Ibadah Pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) BPP GBI, Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, dengan mengusung tema “Keluarga yang Menjadi Terang Kristus Melalui Perbuatan Baik” (Matius 5:14-19). Ketum menekankan keteladanan hidup. Menurutnya, sebagai hamba Tuhan, harus memiliki buah Roh dalam karakter sehari-hari. Dan, panggilan untuk melayani dimulai dari keluarga sendiri. Jika menginginkan revival terjadi, harus kembali kepada keluarga. Ketum mengharapkan agar para hamba Tuhan bisa melayani “zero angel” dan bisa berdampak bagi desa, kota, bangsa dan negara di mana kita tinggal. “Kebaikanmu itu lebih berbicara daripada kata-kata, persedikit kata-kata dan lebih banyak perbuatan nyata, kita bisa melakukan untuk bencana di Indonesia,” ungkapnya.
Dalam Pembukaan SMPL IV GBI terdapat prosesi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Lagu Hymne GBI, Pengakuan Iman GBI, In Memoriam dan doa dimulainya sidang oleh Ketua Majelis Pembina (MP) GBI, Pdt. Dr. Pudjo St. Abednego. Selanjutnya, prosesi penyerahan palu sidang oleh Ketua Umum BPP GBI didampingi Pengurus Lengkap BPP GBI kepada Majelis Ketua persidangan, Pdt. Dr. Heru Cahyono untuk memimpin sidang. Anggota Majelis Ketua (MK) tampak dari Unsur BPD GBI (Pdt. Ekel Sihotang dan Pdt. Yehezkiel Kiuk) sedangkan Unsur MPL (Pdt. Gideon Rusli dan Pdt. Roy Sambeka) dibantu Sekretaris Persidangan, Pdt. Dr. Joko Prihanto.
Sidang diikuti oleh para pemimpin umat GBI se-Indonesia dan Luar Negeri yang berjumlah 120 orang dari 136 peserta sidang dan dinyatakan quorum.
Bantuan Rp 827.942.000 Bagi Korban Gempa Bumi di Pulau Flores
Dalam rangkaian Pembukaan MPL di hari pertama, BPP GBI mewujudkan kasihnya melalui kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur BPP GBI telah menggalang dana dan menghimpun donasi tahap II sebesar Rp 827.942.000.
Donasi tersebut diberikan langsung oleh Ketum, Sekum dan Bendum BPP GBI kepada BPD NTT GBI. Selanjutnya, bantuan akan disalurkan kepada masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Flores yang terdampak gempa bumi.


Acara Dengan Pemerintah NTT
Di hari kedua sidang diadakan acara khusus dengan pihak pemerintah setempat, yaitu, Gubenur NTT yang diwakili Asisten I, Alexon Lumba, S.H., M.Hum. dan Kapolda NTT, Kajari, Kanwil Kemenag Bimas Kristen, TNI, Polri dan gereja-gereja sahabat aras nasional di NTT. Sambutan disampaikan Ketua Panitia NTT, Ketua BPD NTT dan Ketum BPP GBI, dilanjutkan dengan pihak Gubernur NTT.
Dalam sambutannya Ketum berterima kasih kepada Pemda NTT dan semua undangan atas kehadirannya dan dukungan terhadap GBI. Menurut Ketum, GBI hadir di tengah bangsa Indonesia untuk mengulurkan kasih dan berdampak di tengah masyarakat seperti dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dll. Menurut Ketum, penggalangan dana bantuan bencana Flores, GBI telah melebihi angka Rp 1 Miliar (sesuai laporan Ketua Panitia MPL) dan akan terus mengalir bantuannya. Ketum juga menyampaikan bahwa 1 bulan ke depan GBI memikirkan pembangunan gereja-gereja yang rusak akibat gempa dan tentu membutuhkan biaya yang besar.
Sedangkan Asisten 1 Gubernur dalam sambutannya menyambut baik Sidang MPL IV GBI di wilayahnya yaitu NTT yang menurutnya sebagai momentum penting dalam pelayanan. “Sidang ini untuk bersama mencari kehendak Tuhan dan mencari solusi dari berbagai tantangan gereja dalam melayani,” ujarnya. Ia juga berharap, SMPL IV GBI ini menghasilkan keputusan dalam menentukan arah ke depan, penguatan SDM maupun kontribusi gereja serta memperkuat kehidupan dan semangat GBI.
Sidang berisi Laporan Program dan Keuangan BPP GBI yang disampaikan langsung oleh Ketum dan Bendum BPP GBI. Juga diisi dengan berbagai tanggapan dan masukan atas kebutuhan daerah juga penyempurnaan Tata Gereja GBI. Dan, di sesi terakhir menghasilkan berbagai keputusan penting dan strategis bagi GBI ke depan untuk menjalankan tugas penatalayanan gereja dan menjadi berkat di tengah umat dan masyarakat.Acara juga diisi dengan sesi-sesi pembinaan dengan materi seperti, Keluarga dalam Perspektif Kerajaan (Pdt. Dr. Ronny Daud Simeon) dan Pdt. Dr. Y. Wiryohadi menyampaikan Cara Kerja Kerajaan Allah. Juga pembinaan yang disampaikan oleh Pdt. Prof. Dr. Irwan Widjaja dan MP GBI, Pdt. Dr. Pudjo St. Abednego serta Pdt. Timotius Arifin yang semuanya sangat membekali para peserta yang hadir. (deb).
